casino online

Akibat Berjudi di Las Vegas Seorang Mantan CEO di Denda Rp 191,3 Juta

Casino Online

Las Vegas merupakan tempat nya permainan judi kelas judi internasional, karena itu banyak sekali orang dari berbagai daerah datang untung memuaskan hasrat mereka yang sangat ingin menikmati permainan judi internasional ini.

Berbagai macam orang dari daerah berkumpul di tempat tersebut, dari orang Indonesia, China, orang lokal AS bahkan orang Korea dan Jepang datang untuk dapat menikmati indah nya gemerlap dunia perjudian internasional Las Vegas.

Seperti hal nya kota New York yang memiliki selogan the city never sleep, begitu juga dengan Las Vegas tampak orang lalu-lalang dengan kota yang penuh dengan cahaya kelap-kelip hingga menjelang pagi hari layak nya seperti kota yang tidak pernah berhenti beraktivitas.

Karena itulah kota Las Vegas menjadi salah satu destinasi tujuan para wisatawan untuk dapat menikmati suasana dari penat nya aktivitas bekerja sehari-hari yang sudah mereka lakukan di kota asal mereka masing-masing.

Tidak lain hal nya seorang CEO dengan brand ternama asal korea ” YG Entertainment “.

Yang Hyun Suk CEO dari YG Entertainment  di jatuhi denda sebesar 191,3 juta rupiah akibat dari aktivitas yang telah ia lakukan sejak Juli 2015 hingga Januari 2019, Yang Hyun Suk di denda akibat bermain judi di Las Vegas ia di dakwa pada bulan Juni dengan tuduhan pergi ke Las Vegas, Amerika Serikat dan terhitung sudah tuju kali, antara dari Juli 2015 dan Januari 2019, dan bermain judi di kota tersebut dengan menghabiskan sekitar US$ 335.460, terdakwa tidak sendiri Hyun Suk mendatangi Las Vegas bersama empat orang rekannya.

Pada saat kembali menghadiri sidang pada bulan oktober, dan bulan November penjatuhan hukuman, penuntut meminta denda sebesar 10 juta won mata uang korea atau sebesar ( 127,5 Juta rupiah ).

Pengadilan Distrik Barat Seoul memutuskan Yang Hyun Suk bersalah karena telah berjudi di kasino Las Vegas di Amerika Serikat selama beberapa tahun terakhir. Pengadilan pun memberikan sanksi denda pada sidang hukuman sebesar 15 juta won setara Rp 191,3 juta. (1 won = Rp 12,78)

Pengadilan mengatakan perilaku Yang bisa “memiliki pengaruh buruk pada publik, terutama orang muda”. Walau begitu, pengadilan menilai Yang menunjukkan penyesalan dan tidak memiliki catatan kriminal perjudian.

Karena Yang Hyun Suk mengakui atas kesalahannya dan meminta maaf, akhir nya pengadilan merefleksikan tindakan Hyun Suk.

“Saya minta maaf atas ketidaknyamanan Anda karena non-pemeriksaan saya. Saya serius dan serius merenungkan masalah ini. Saya tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi,” ujar Yang dalam kalimat penutupnya.

Saat ini, Yang Hyun Suk sudah mengundurkan diri sebagai CEO dan kepala produser dari agensi K-pop, YG Entertainment pada Juni 2019. Pada saat dia tersandung tuduhan menutupi kasus narkoba terhadap B.I., mantan pemimpin boy grup iKON, yang merupakan salah satu artis di bawah naungan YG.

Baca selengkapnya hanya di Internasional Kontan

Leave a Reply